Pilih Laman

Amerika Serikat adalah negara yang termaju dan juga negara yang paling berpengaruh di dunia, tentu hal ini berdampak pada cara belajar remaja di negara ini.

Dimana teknologi berkembang sanagat cepat, banyaknya budaya dari imigran di daerah ini tentu berpengaruh pada pola pikir masyarakat, termasuk cara yang dipilih oleh ramaja di Negeri ini dalam belajar.

Berikut ini kita akan membahas tentang cara belajar remaja remaja Amerika yang mungkin selama ini belum kamu ketahui,

1. Belajar Sambil Melakukan Hal Lain (Multitasking)

Hampir sebagian remaja di Negeri Paman Sam ini menyatakan mereka kerap atau sesekali menonton TV, mendengarkan musik, menggunakann jejaring sosial selagi belajar atau mengerjakan PR.

Hampir dua per tiga dari mereka mengaku belajar sambil menonton, mendengarkan musik, atau menggunakan jejaring sosial tidak mempengaruhi kemampuan mereka dalam belajar, bahkan separuh dari mereka mengaku mendengarkan musik dapat membantu belajar mereka.

Banyak para ahli setuju jika melakukan dua hal atau lebih sekaligus dapat mengurangi kemaksimalan hasil yang didapatkan dari apa yang di kerjakan, namun hal itu di bantah oleh sebagian besar remaja Amerika.

2.Moving Class ( Siswa yang Mendatangi Guru di Kelas)

Di Amerika serikat, yang menguasai kelas bukanlah siswa seperti di Indonesia, tetapi guru adalah orang yang menguasai dan memiliki kelas, guru yang boleh membuat, mengolah, dan mengubah dekorasi kelas.

Oleh sebab itu, di Amerika dikenal sistem moving class, dimana siswa yang mendatangi guru di kelas, dan setiap pelajaran memiliki kelas yang berbeda-beda.

Sehingga saat pergantian jam siswa akan disibukkan dengan pergantian kelas, dan setiap kelas memiliki teman yang bertukar-tukar tergantung pelajarannya.

Tujuan dari moving class ini salah satunya adalah untuk membangun suasana kelas yang benar-benar mendukung pelajaran.

3. Kelas yang Berbeda Setiap Pelajarannya

Kelas yang berbeda setiap pelajarannya akan membuat siswa sibuk pergi ke kelas yang di perlukan selama pergantian jam. Hal ini diyakini dapat membuat siswa lebih santai dan sebagai pendingin dari kejenuhan siswa saat belajar.

Perbedaan teman setiap waktunya tentu akan membuat perbedaan di suasana kelas, bisa jadi sekelas dengan orang yang rajin, nakal, pendiam dan lain-lain. tentunya akan menambah teman dan meningkatkan kesosialan siswa.

4. Belajar dengan Praktek

Di Amerika, pendidikan lebih ditekankan pada praktek( learning by doing) atau belajar dengan cara melakukan.

Contohnya saat belajar sains, maka laboratorium akan penuh dan ramai, tidak hanya di sains, ada pelajaran kerja amal, dimana untuk melatih siswa hidup di tengah masyarakat dan etika bermasyarakat yang baik.

Belajar dengan cara ini akan membuat pelajar tidak mudah merasa jenuh dan memudahkan siswa menangkap pelajaran.

5. Belajar Sesuai Apa yang disukai atau Bidangnya

Pelajaran wajib di Amerika adalah IPA, Matematika, Bahasa Inggris, dan Olahraga, sehingga selebih dari perlajaran itu termasuk pelajaran peminatan, remaja di Amerika terserah ingin mengambil pelajaran peminatannya, ada yang fokus ke musik, teater, atletik, dan lain-lain.

Tidak hanya itu ekstrakurikuler di negara ini sangat banyak, bahkan mencapai puluhan. Hal ini untuk membentuk kepribadian siswa yang aktif. Karena pemilihan pelajaran sesuka hati yang di pilih siswa, siswa bebas memilih dan memfokuskan dirinya.

6.Belajar Lebih Santai ( informal)

Tentu kita tahu, pelajar di sekolah Amerika bisa sesuka hati memakai pakaian apapun, tidak ada peraturan berseragam, berdasi atau bersepatu yang tertentu di Negara ini.

Pada dasarnya yang terpenting bagi masyarakat Amerika dalam berpakaian adalah asalkan bersih dan nyaman itu sudah cukup.

Kebersihan dan kenyamanan inilah yang menjadi pendorong bebasnya memakai pakaian bagi pelajar Amerika, karena ke dua hal itu dapat mendorong dan meningkatkan daya tangkap siswa dan membuat siswa merasa nyaman dalam belajar.

Memainkan gadget saat jam pelajaran di sekolah ini bergantung pada guru yang mengajar, ada yang membolehkan ada yang tidak, tergantung persepsi dari guru tersebut.

Baca juga:

Cara Belajar Biologi dengan Cepat dan Mudah

Cara Belajar Remaja Korea

7. Berusaha sekuat tenaga

Susah mendapatkan beasiswa penuh di Amerika, sehingga kompetisi untuk mendapatkan beasiswa sangat ketat, hanya siswa yang sangat-sangat pandai yang bisa mendapatkannya beasiswa.

Di negara ini tidak ada waktu khas seorang remaja untuk belajar, bila pelajar tersebut memilki keinginan yang kuat biasanya remaja Amerika akan menghabiskan banyak waktu di perpustakan.

8. Berani Bertanya dalam Pelajaran

Guru yang mengajar di Sekolah Amerika pasti mengadakan sesi tanya jawab, dan dalam sesi itu pelajar di Amerika selalu bertanya apa yang tidak ia mengerti.

Di Amerika tidak ada rasa malu-malu untuk berekspresi dalam bersosial termasuk di Sekolah, banyaknya ekstrakurikuler di negara ini juga untuk membentuk kepribadian siswa dalam bersosial.

9. Waktu Belajar yang Bervariasi

Waktu belajar di negara ini bervariasi tidak ada yang tetap terkadang masuk pagi, siang, maupun sore, namun jumlah hari belajar di negara ini mencapai 180 hari terbanyak ke 10 di dunia, sehingga tidak ada waktu yang tetap bagi pelajar di Negara ini untuk belajar.

Rata-rata pembelajaran di negara ini sangat sederhana tidak sampai mendalam, seperti dalam belajaran geografi hanya di beri pelajaran masalah peta itupun tidak terlalu mendalam.

Dalam pelajaran matematika, guru menyediakan lebih kurang 3 soal lalu di jawab bersama-sama, tidak hanya itu, tugas yang diberikan guru seperti membuat percobaan, makalah, dan lain-lain.

Dari seorang yang pernah mendapatkan kesempatan pertukaran pelajar ke negara ini mengaku pelajaran matematika dan IPAnya sangat mudah, bahkan sudah pernah di pelajari di bangku sekolah sebelumnya.

Hanya sekolah tertantu yang khusus mendalami pelajaran seperti sejenis sekolah unggulan bagi siswa yang berprestasi.

Namun untuk tingkat Universitas di Amerika sudah diakui dunia, hal ini di dukung menurut Shanghai Ranking 2016, dari 500 universitas di Dunia tingkat teratas ke 10nya di dominasi oleh Universitas dari Negara Paman Sam ini.

11. Belajar dengan Diskusi

Sistem pendidikan di Amerika mendukung siswanya untuk terbiasa berdiskusi, menyumbangkan ide dan pendapat berlandaskan informasi yang di percayainya atau didapatkannya.

Agar diskusi dapat berjalan dengan baik, sistem pendidikan di Amerika mendorong siswanya untuk gemar membaca di rumah sebelum berdiskusi.

Dalam mendiskusikan suatu topik para siswa di dorong untuk aktif selama diskusi berlangsung. Hal ini untuk membiasakan siswa berdiskusi dan menjadikan siswa yang kritis terhadap suatu hal.

Baca juga:

Cara Belajar untuk Ulangan Harian

Cara Belajar Bahasa Inggris Otodidak

Tips Belajar UN SMA yang Baik dan Benar

12. Pendidikan Berbasis STEAM

STEAM singkatan dari Sciece, Technology, Engineering, Arts, and Math, atau dapat dikatakan pendidikan ilmu sains, seni dan teknologi.

Sistem ini telah dikenal di dunia sebagai jawaban dari tantangan Global yang kemajuannya semakin hari semakin pesat, di Amerika sendiri sistem pendidikan ini telah dilaksanakan atau diberlakukan 10 tahun terakhir.

Pendidikan dengan STEAM ini mengasah kognitif siswa, lewat ilmu aplikatif dan daya kreatif sambil mengasah kecerdasan sosialnya.

Menurut National Science foundation (2007) dalam 10 tahun kedepan, 80% lapangan pekerjaan membutuhkan kemampuan kompetisi STEAM.

Kesimpulan Cara Belajar Remaja Amerika:

Ada 12 cara belajar remaja Amerika yang mungkin belum kamu ketahui, yaitu belajar sambil melakukan hal lain, moving class, belajar dengan kelas berbeda setiap pelajarannya, belajar praktek, belajar apa yang disukai, belajar dengan santai, berusaha dengan keras, berani bertanya, waktu belajar yang bervariasi, belajar dengan diskusi, dan pendidikan dengan berbasis STEAM.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: