Sebagian dari kita memiliki kebiasan untuk mengeluh. Hal ini memang sebenarnya adalah sifat alamiah manusia. Namun, tanpa kita sadari, terlalu sering mengeluh membuat banyak pekerjaan terhambat bahkan terhenti di tengah jalan.

Tidak hanya pekerjaan, namun bisa juga cita-cita dan impian. Nah, kalau kebiasaan ini terus dilakukan, tentunya ini lambat laun akan merugikan diri kita dan orang lain, bukan? Oleh karena itu, kita akan membahas mengenai apa saja alasan kenapa mengeluh itu sia-sia untuk diri sendiri dan orang lain.

1. Tidak Menuntaskan Masalah

Mengeluh memang bisa saja menyelesaikan masalah. Namun hanya selesai atau dihentikan tanpa dituntaskan. Jadi, terlalu sering mengeluh bukanlah solusi untuk mencari jalan keluar atas masalah kita. Jadi, kita harus secepat dan sesering mungkin menghindari kebiasaan yang satu ini.

Salah satu alasan kenapa mengeluh itu sia-sia yang satu ini mungkin memang sangat masuk akal. Dengan banyak mengeluh, kita akan menjadi meratapi nasib atau keadaan yang kita anggap buruk dan negatif. Padahal sebenarnya kita itu beruntung karena berada pada keadaan ini dan bernasib seperti ini.

Hal yang harus dilakukan untuk menghindari kebiasaan mengeluh adalah dengan banyak bersyukur atas apa yang sudah kita miliki dan dapatkan. Dengan begitu, kita akan berhenti untuk beranggapan negatif pada Tuhan yang telah menakdirkan atau memberi masalah ini pada kita.

2. Membawa Pikiran dan Perasaan Negatif ke dalam Diri Kita

Salah satu dampak negatif galau yang diakibatkan keluhan adalah akan membawa pikiran maupun perasaan negatif ke dalam diri kita. Alahasil, diri kita pun akan memberi respon negatif. Wah, ini sangat merugikan sekali, bukan? Jadi, salah satu alasan kenapa mengeluh itu sia-sia ini mungkin akan membuat Anda lebih berhati-hati untuk menghentikan kebiasaan ini.

Coba Anda bayangkan. Jika Anda mengeluhkan PR Anda yang kian menumpuk, maka tubuh Anda akan merespon malas untuk melakukannya. Pikiran Anda akan menganggap kalau PR tersebut tidak penting dan tidak berguna. Alhasil, Anda jadi tidak mengerjakan PR. Begitu seterusnya, termasuk dalam hal belajar untuk mempersiapkan ulangan.

Nah. Jadi, usahakan untuk selalu memiliki pikiran yang positif agar hidup kita senantiasa positif. Sehingga kita akan lebih terhindar dari hal buruk yang bisa mempengaruhi kita untuk berbuat hal yang tidak-tidak. Jadi, pikirkan sekali lagi untuk masih ngotot pada kebiasaan mengeluh.

3. Membuat Orang Lain Terbawa Pengaruh Negatif

Salah satu alasan kenapa mengeluh itu sia-sia yang satu ini juga patut dipertimbangkan. Mengeluh bisa membuat orang lain terbawa pengaruh negatif. Bagaimana tidak, seperti kasus di atas. Jika Anda mengeluhkan PR Anda yang menumpuk ke teman Anda, maka dia pun besar kemungkinan akan terbawa pengaruh pikiran negatif tersebut dari Anda.

Alhasil, semakin lambat laun dia manyadarinya. Maka dia akan menghindari Anda karena selalu memberi pengaruh yang tidak baik dan selalu membuatnya malas untuk belajar. Anda tentu tidak ingin hal ini terjadi, bukan? Jadi, jangan sampai Anda seperti ini, ya.

4. Menjerumuskan pada Jurang Putus Asa

Konsekuensi dari poin-poin di atas. Mengeluh juga lambat laun akan menjerumuskan kita pada jurang keputusasaan. Alahasil, kita jadi tidak bisa menggapai apa yang kita mau. Wah, ini bisa sangat bahaya. Belum lagi, jika kita memiliki tanggung jawab tertentu. Bisa kacau nanti hal-hal yang jadi tanggung jawab kita.

Kelilingi lingkungan dan pikiran kita dengan hal-hal yang positif. Mungkin juga kita harus lebih banyak menengok ke bawah untuk menyadari kalau sebenarnya, apa yang kita keluhkan belum ada apa-apanya dibandingkan mereka yang nasibnya lebih buruk dari kita. Dengan begitu, kita akan jadi malu untuk terus mengeluh.

5. Menentukan Kepribadian Kita

Senang sekali mengeluh juga bisa menunjukkan kepribadian kita. Mengeluh bukanlah cara yang baik dalam membina hubungan saling percaya dan saling mendukung. Jika Anda hobi mengeluh, tentu orang lain akan menganggap Anda sebagai pengeluh dan mudah menyerah. Ini akan mempengaruhi mereka dalam memberi kepercayaan ataupun tanggung jawab pada Anda.

Selain itu, orang juga enggan untuk curhat ke Anda atau mungkin meminta nasehat yang bijak dari Anda karena Anda pun seorang pengeluh yang meratapi nasib dan keadaan Anda. Jadi, memang tidak ada untungnya untuk melanjutkan kebiasaan mengeluh ini.

6. Menjauhkan Diri dari Rasa Syukur

Yups, salah satu alasan kenapa mengeluh itu sia-sia adalah karena dapar menjauhkan kita dari rasa syukur terhadap apa yang sudah kita miliki. Ini tentunya akan sangat memperburuk kondisi kehidupan kita kedepannya. Jadi, mulai sekarang. hindarilah kebiasaan merugikan yang satu ini. Jadilah pribadi yang lebih baik lagi.

Kesimpulan tentang 6 Alasan Kenapa Mengeluh itu Sia-sia untuk Diri Sendiri dan Orang Lain:

Ada 6 alasan kenapa mengeluh itu sia-sia untuk diri sendiri dan orang lain, yaitu tidak menuntaskan masalah, membawa pikiran dan perasaan negatif ke dalam diri kita, membuat orang lain terbawa pengaruh negatif, menjerumuskan pada jurang putus asa, menentukan kepribadian kita, dan menjauhkan diri dari rasa syukur.